1. SEJARAH SINGKAT KECAMATAN BABALAN

Bahwa secara terperinci dan mendetail sejarah kelahiran dan pertumbuhan maupun perkembangan Kecamatan Babalan tidak diperoleh secara pasti dan autentik, namun berdasarkan keterangan yang diperoleh dapat dikumpulkan keterangan  keterangan yang dianggap memadai untuk menjadi catatan.

Pada Zaman Belanda di Kota Pangkalan Berandan berkedudukan seorang Contrueleur yang membawahi Tengku Pangeran yang juga berkedudukan di Pangkalan Berandan, membawahi 4 orang Datuk dan Daerah yakni :

  1. Datuk Pekan Pangkalan Berandan
  2. Datuk Lepan
  3. Datuk Besitang
  4. Datuk Pangkalan Susu / Pulau Kampai

Kemudian pada zaman Jepang kota Pangkalan Berandan berkedudukan seorang Gun  Seibu dengan struktur pemerintah daerah yang sama seperti yang telah disebutkan diatas.

Setelah Indonesia Merdeka tanggal 17 Agustus 1945 telah dihapuskan Pemerintah SwaPraja atau Zelfbestuur yang diperintah oleh Sultan raja – raja di keresidenan Sumatera Timur yang dikenal dengan revolusi sosial tanggal 03 Maret 1946 dan peristiwa ini sekaligus membawa perubahan struktur pemerintahan di daerah Sumatera Timur dan Kota Pangkalan Berandan khususnya. Maka disusunlah Pemerintahan Sipil diwilayah keresidenan Sumatera Timur yang terdiri dari 6 Daerah Kabupaten, termaksuk Kabupaten Langkat yang berkedudukan Ibukotanya Pangkalan Berandan dengan Bupati Pertamanya Bapak Alm. Adnan Nur Loebis peresmiannya pada tanggal 12 April 1946.

Dalam transisi pengembangan Pemerintahan Daerah Kabupaten Langkat, maka pada tanggal 05 Juli 1946 telah dilakukan pengambil alihan tambang minyak Pangkalan Berandan dari Pemerintah Jepang (Sayutai) dan resmi digantikan dengan Tambang Minyak Negara Republik Indonesia (TMNRI).

Sejalan dengan kedudukan Kota Pangkalan Berandan sebagai Ibu Kota Kabupaten Langkat, maka Komando Militer di Daerah ini dikembangkan pula menjadi Plaat Sleyhe Commandant (PMC) atau semacam Komando Garnizun di bawah pimpinan Mayor Nazaruddin.

Selanjutnya pada tanggal 21 Juli 1947  pada waktu agresi Militer Belanda I hampir seluruh Daerah Kabupaten Langkat jatuh ke tangan belanda dan terakhir pada tanggal 04 Agustus 1947 di Kota Tanjung Pura diduduki oleh Belanda dan Kota Pangkalan Berandan merupakan Pusat Pemerintahan Daerah Kabupaten Langkat. Kemudian dibentuk Komandan Sektor Barat Utara (KSBU) dibawah pimpinan Letkol Hasbullah Haji selanjutnya Mayor M. Nasir.

Sebagai Pusat Pemerintahan dan Pertahanan sebagai taktik perjuangan, maka pada tanggal 13 Agustus 1947 Kota Pangkalan Berandan di Bumi Hanguskan dan pada tanggal 19 Februari 1948 (Agresi Militer Kedua) Belanda kembali melanggar status Quo, maka Pemerintahan Kabupaten Langkat di Pangkalan Berandan di bawah pimpinan Militer (Komandan Batalion 10 TRI) Kapten Nip Karim.

Maka dengan dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 15 Agustus 1950, hapuslah Negara Sumatera Timur dan oleh Panitia Persiapan Negara Kesatuan untuk Daerah Sumatera Timur menetapkan Pejabat Pimpinan Pemerintahan diseluruh Kabupaten Langkat, termasuk Kabupaten Langkat yang berkedudukan di Binjai dan sebagai Bupatinya .OK.Salamuddin, sejak itu resmilah Ibu Kota Kabupaten Langkat dipindahkan dari Kota Pangkalan  Berandan ke Kota Binjai, yang membawahi tiga Wilayah Kewedanaan dengan lima belas Kecamatan yakni Kewedanaan Langkat Hulu di Binjai dengan enam Kecamatan, Kewedanaan Langkat Hilir di Tanjung Pura dengan lima Kecamatan dan Kewedanaan Teluk Aru di Pangkalan Berandan dengan empat Kecamatan. Dengan keadaan ini berubahlah status Kota Pangkalan Berandan dari Ibu Kota Kabupaten menjadi Ibu Kota Kewedanaan Teluk Aru dengan Wedana pertama Bapak Basir Nasution, maka sejak itu lahirlah Wilayah Kecamatan Babalan yang terdiri dari lima belas Desa yang Ibu Kotanya di Pangkalan Berandan.

Selanjutnya pada tanggal 01 Oktober 1964 dilakukan Penghapusan terhadap daerah – daerah Kewedanaan termasuk Kewedanaan Teluk Aru dan sejak itu Kota Pangkalan Berandan Menjadi Ibu Kota Kecamatan Babalan.

Pemerintah Kecamatan Babalan Sekarang Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Langkat Camat ditunjuk dan diangkat oleh Bupati untuk memimpin dan menyelenggarakan Pemerintahan di Kecamatan sehingga roda kepemimpinan dan pemerintahan sangat dipengaruhi oleh kebijakan Bupati Langkat dalam mengangkat seorang pemimpin seperti Camat. Hal ini juga mempengaruhi jalannya roda pemerintahan di Kecamatan serta arah pembangunan dan kemajuan Kecamatan yang mengedepankan program kerja dan kebijakan Kabupaten Langkat.

Sejak terbentuknya Kecamatan Babalan sudah banyak pejabat yang ditunjuk dan diangkat oleh Asisten Residen atau Sultan dan Bupati Langkat untuk memangku jabatan asisten wedana atau camat sampai saat ini. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel.1.Daftar Nama Kepala Wedana Teluk Aru

No NAMA MASA BHAKTI
1 BASIR NASUTION 1945 -1947
2 SOEKARI 1948 -1951
3 ANWAR BADAN 1952 -1954
4 SANUSI SIREGAR 1955 -1957
5 M.SAMIN PAKPAHAN 1958 -1963
6 BARDANSYAH 1961 -1963
7 KARO SITEPU 1963 -1964

Sumber data :Kecamatan Babalan

 

 

Tabel .2 Daftar Nama pejabat Asisten Wedana Atau Camat  Babalan sampai sekarang

No NAMA MASA BHAKTI
1 EFFENDI 1945 -1947
2 M. JAMIL IMAM 1948 -1949
3 HASAN DF 1949 -1951
4 RM SYARIF SIMARGOLANG 1951 -1952
5 A.HAMID LUBIS 1952 -1953
6 ABDUL WAHAB 1954 -1955
7 ABDUL RAHMAB 1956 -1958
8 KARONA SITEPU 1959 -1963
9 ABDUL HALIM BA 1964 -1967
10 R.ASMID LUFFIE BA 1968 -1969
11 SOEPOMO SH 1970 -1975
12 CHAZALI A HADIE 1976 -1978
13 H.USMAN TAROREH BA 1978 -1980
14 Drs. H.AMINULLAH PURBA 1981 -1984
15 Drs.RUSTAM NAWI 1984-1986
16 Drs. H. MATSYAH 1986-1990
17 Drs. H.M. YUSRA 1990-1992
18 Drs.ASTAMAN 1992-1997
19 HADI ASHARI NST, S.Sos 1997-1999
20 IKHSAN KHAIRUNNAS, S.Sos 2000-2005
21 Drs.RUDI KINANDUNG 2005-2008
22 NANANG HADI IRAWAN, S.Sos 2008-2011
23 FAIZAL RIZAL MATONDANG, S.Sos. M.AP 2011 s/d 2014
24 MHD. ILYAS,S.Sos 2014 s/d 2017
25 YAFIZHAM PARINDURI,S.Sos,M.AP 2017 s/d Sekarang

Sumber data :Kecamatan Babalan

 

 

 

 

 

 

 

 

Kecamatan Babalan saat ini memiliki 4 (Empat) Desa dan 4 (Empat) Kelurahan, untuk lebih jelasnya dapat dilihat sebagai berikut :

 

Tabel .3 Daftar Nama Kepala Desa/ Lurah Kecamatan Babalan

 

No NAMA JABATAN
1 MUHAMMAD IQBAL RAMADHAN,SE LURAH BERANDAN TIMUR
2 MUSA PASARIBU LURAH BERANDAN BARAT
3 ASYARI, S.Pd LURAH BERANDAN TIMUR BARU
4 ROSMIATI, S.Sos LURAH PELAWI UTARA
5 MUHAMMAD RIZAL KEPALA  DESA PELAWI SELATAN
6 WISNU HANDOYO KEPALA DESA SECURAI UTARA
7 HASAN KEPALA DESA SECURAI SELATAN
8 NURSAID KEPALA DESA TELUK MEKU

Sumber data : Kecamatan Babalan